Teknik Pengajaran Speaking/ Conversation

Teknik Cepat Pengajaran Berbicara Bahasa Inggris (Speaking) /Conversation MUDAH dan DIJAMIN dalam 4 Bulan

Oleh: Herri Mulyono

Untuk berbicara mudah berbahasa Inggris, tidak ada yang instan.. semua ada proses nya. Beberapa waktu lalu saya diundang untuk memberikan presentasi tentang teknik pengajaran conversation di Indramayu. Hampir semua pesertanya adalah “lulusan pare” yang terkenal itu. Ketika saya berdialog bagamana cara belajar di kampung pare, saya sedikit tersenyum… “kenapa harus jauh-jauh ke Pare jika anda bisa membuatnya di sekolah anda?” saya katakan kepada peserta pelatihan. “Ikuti pelatihan saya, maka anda akan melihat siswa-siswi anda berbicara bahasa Inggris dengan baik dalam waktu yang tidak lama.”

Benar saja, setelah pelatihan, hampir semua peserta terkejut.. dengan fakta bahwa yang mereka terima selama “nyantren” di pare hanya merupakan dasar teknik penguasaan, bagian terkecil dari materi pelatihan yang saya berikan. Akhirnya, mereka pun sharing banyak hal tentang pengajaran speaking khususnya yang berkaitan dengan conversation.

Pengalaman saya selanjutnya adalah ketika saya diminta menjadi fasilitator (instruktur) pengajaran e-learning kerja sama Dinas Pendidikan dengan Sebuah lembaga terkenal di US. Dalam promosinya, mereka menjelaskan bagian terpenting yang memperlihatkan bagaimana program e-learning tersebut dapat menghasilkan siswa-siswi berbicara dalam bahasa Inggris atau dalam istilah mereka adalah “automaticity” (dapat berbicara secara otomatis setelah belajar)… mmm. cukup mengesankan. …

Rasa ingin tahu saya mengarahkan kepada teori dibalik pembelajaran e-learning tersebut. Tak ayal saya pun sedikit tersipu-sipu, karena teori yang digunakan adalah sama dengan teori yang saya berikan dalam pelatihan,…

Singkatnya, teknik pengajaran conversation yang saya berikan dibagi menjadi 3 tingkatan, … pertama apa yang saya sebut dengan guided speaking, responsive speaking dan productive speaking.

Teknik pertama guided speaking adalah dengan penekanan kepada pronunciation and limited speaking dengan clue-clue atau track yang telah direncanakan terlebih dahulu. Teknik kedua yaitu responsive speaking. ingat, kemampuan berbicara dapat distimulasi dari bacaan (berbahasa Inggris), dan bacaan sangat kaya dengan vocabualary dan struktur bahasa. Dalam teknik kedua ini, kemapuan berbicara siswa muncul dengan stimulasi bacaan ini. Teknik ketiga yaitu productive speaking. Berbicara dengan wacana yang luas dalam teknik ini merupakan tujuan utamanya, tapi, hanya dapat diperoleh apabila siswa telah menguasai kemampua speaking dari teknik pertama dan kedua telah dipamahami dan dikuasai dengan baik.

Ketiga teknik pengajaran tersebut sangat sesuai dengan kondisi kelas kecil ataupun kelas besar, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengajarkan speaking untuk jumlah siswa dengan jumlah 40 dalam sebuah ruang kelas. Ketiga teknik tersebut merupakan hasil penelitian dan observasi yang saya lakukan semenjak tahun 2002, dan saya kembangkan ketika saya mulai mendalami teknik pengajaran speaking ketika mengajarkan mata kuliah TEFL di sebuah universitas di Jakarta. Hasil nya cukup memuaskan, dan rasa puas melihat siswa kita cas cis cus dalam bahasa Inggris.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pelatihan ini silahkan hubungi saya:

Herri Mulyono,

About these ads