h1

Hiduplah dalam harmony, …

June 7, 2011

Hiduplah dalam harmony, …

by Myenglish Uhamka on Tuesday, June 7, 2011 at 9:43am

Dear Raafi sayang, …

Harmony merupakan sebuah kondisi yang melambangkan kedamaian, ketenangan, atau sebuah keadaan dimana diri kita terasa sangat nyaman. Maka wajar apabila setiap dari kita selalu bermimpi untuk hidup dalam harmony. Namun, kadang harmony tidak datang begitu saja, ia mungkin diciptakan oleh seseorang sebelum kita dan kita terpaksa harus masuk kedalam harmony yang diciptakannya. Juga tidak jarang kita hidup dalam harmony yang kita bentuk sendiri.

Sayangku Raafi,

Mungkin sulit untuk mendefinisikan tentang harmony, hanya saja yang paling mudah harmony diartikan ketentraman dan kebahagiaan. Ya, mungkin dua hal itu yang dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan harmony. Misalnya, kita merasa senang, tentram berada dalam sebuah ruangan, maka secara sederhana kita dapat mengatakan bahwa kita sedang dalam keharmonian.

Begitu pula, ketika kita sedang asyik bermanja dengan kekasih hati dalam hari-hari yang kita lalui, maka secara sederhana pula dapat diartikan kita hidup dalam harmony, hidup dalam ketentraman jiwa.

Namun, sering pula kita hidup dalam kegelisahan, ketidak tentraman jiwa, merasa susah, gundah dalam hari-hari yang kita jalani. Jika hal ini bukan karena pikiran kita, maka tentunya kegelisahan dan ketidak tentraman itu berasal dari orang lain sekitar kita, atau pula lingkungan tempat tinggal kita. Dan bila kamu sedang berada dalam kondisi ini, maka kamu hidup bukan dalam sebuah harmony.

Sayangku Raafi, …

Bilakah harmony itu datang, … jawabannya ada dua: yaitu kita yang memeliharanya atau kita yang menciptakannya.

Abi, bagaimanakah harmony itu dipelihara.

Belahan jiwaku, Raafi. Baiklah abi mengambil sebuah contoh. Seandainya kamu mengambil seorang wanita sebagai kekasih hati, yang kamu ambil bukan dari rasa cinta yang paling dalam, tapi karena kamu menganggap ia wanita yang baik terhadap orang lain… Ya, kebaikan pergaulanny yang menjadi alasan kamu menerima dia sebagai kekasih hati. Namun, dalam naluri cinta, hati kamu berontak, hati kamu sebenarnya tidak ingin bersama dengan dia, tapi… kamu tetap tahan, kamu tetap menjaga hubungan itu, khawatir ia (wanita itu) akan sedih, akan marah… kamu ingin segalanya terpelihara dengan baik, yaitu hubungan yang baik (walaupun) kamu tidak memiliki hati dengannya. Nah, usaha kamu untuk menjaga hubungan itu, agar tidak terjadi perselisihan atau kemarahan, atau mungkin rasa sakit hati, .. maka inilah yang disebut dengan menjaga keharmonisan (harmony maintaining).

Abi, bukankah menjaga keharmonisan itu baik?

Tentu sayang, baik, dan sangat baik, tapi untuk beberapa waktu saja. Ya, untuk beberapa waktu saja kamu akan merasakan harmony itu. Kamu ingin harmony itu terjaga padanya, tapi … kamu sendiri merasakan penyiksaan yang dalam. Tentu, menjaga harmony itu baik, tapi ingat, tiap kali kita berusaha untuk membahagiakan orang lain, maka akan ada rasa bahagia lain yang akan hilang, ya,.. rasa bahagia yang kamu selalu harapkan untuk diri kamu. Kamu selalu ingin membahagiaakan orang lain, tapi kamu sendiri tidak pernah merasakan kebahagiaan.

Ingatlah Raafi anakku, bahwa hidup selalu memiliki dua sisi, ketika satu sisi berlapang kebahagiaan, maka akan ada sisi lain yang menangis karena derita. Dan ingatlah, bahwa hidup bukan selalu untuk memberi, tapi juga untuk menerima.

Lalu, aku harus bagaimana abi? haruskan aku memutuskan hubungan itu?

Dan ketika dia (wanita) itu layak untuk menerima kebahagiaan, maka kamu pun layak mendapatkan hal yang sama, yaitu kebahagiaan. Tapi hidup selalu memberikan pilihan, ketika kamu memilih diri kamu untuk bahagia, maka disaat yang sama kamu memilih orang lain yang membahagiakan wanita itu. Dan ketika, kamu bertekad bahwa kamu pantas untuk bahagia pula, maka disaat itulah kamu sedang membuat sebuah harmony (creating harmony).

Tapi abi, hal itu pasti menyakitkan… dan pasti sangat menderita

Benar, duhai anakku. Setiap penciptaan harmony, maka disanalah terdapat konflik, terdapat air mata, dan terdapat goresan luka. karena, disanalah kamu sedang memperjuangkan sebuah ketentraman yang pantas kamu dapatkan.

Duhai anakku, lihatlah Muhammad yang menciptakan harmony diantara keluarga dan kaumnya, lihatlah betapa Hamzah harus menjadi korban dengan belati yang merobek jantungnya, dan Hindun yang yang memakan limpanya dalam tawa. … Sungguh menyakitkan, tapi sekarang, kita bisa menikmati manisnya buah harmony yang ia ciptakan.

Sayangku, lihatlah perang saudara Amerika Utara dan amerika selatan akan perbudakan, mereka mengorbankan Lincoln – presiden mereka sendiri. Tapi sekarang kamu lihat, seorang hitam africa dapat hidup dengan udara kemerdekaan, buah dari harmony yang pernah mereka ciptakan.

Raafiku, lihatlah Graham Bell, seorang yang dianggap GILA, karena bermimpi dapat memanggil pembantunya dari dalam rumah tanpa harus berjalan. Ia menciptakan harmony dalam panggilan gila orang-orang sekelilingnya, dan sekarang… kita menikmati hasil harmony yang ia telah ciptakan,…

Harmony, sayangku Raafi, kadang harus diciptakan dengan tetesan air mata dan darah. Dan, kadang ia pun menjadi sebuah harga untuk dipertahankan.

Sayangku, ketika kamu menemukan ketentraman dalam hidup, maka disanalah saatnya kamu harus menjaga harmony. Namun, ketika kehidupan kamu sudah mulai meresahkan, menggelisahkan kamu dan lingkungan kamu, maka hendaknya harmoni baru harus kamu ciptakan. Hidup itu tidak pernah statis (sama) dalam waktu berputarnya. Karena, Tuhan menciptakan manusia dengan perbedaan dalam sifat dimanis. Ketika manusia berubah-ubah, maka hidup pun harus berubah. Tuhan menciptakan hati manusia berada dalam jari jemarinya, dia membolak balikan hati itu sekehendaknya, dan disanalah Tuhan menciptakan kehidupan yang selalu bergejolak, seperti ombak yang kadang tenang, dan kadang meninggi menghantam dalam badai. Ini lah hidup yang kita tengah jalani.

Raafi ku, ciptakanlah harmony dan kemudian jagalah. Ketika harmony yang telah kamu bangun sudah tidak layak dengan lahirnya kesakitan, maka ciptakanlah harmony baru yang mententramkan.

Hiduplah dalam harmony, sayangku

Jakarta, 7 Juni 2011

Abi

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.